Hikmah Bencana

Bencana memanglah menyakitkan namun bencana memiliki hikmah tersendiri. Walaupun baru sekedar kabar, tetapi sudah memiliki hikmah. Contohnya kabar mengenai dukhan pada tanggal 15 Ramadhan tahun 2020 Hijriyah,banyak yang khawatir dengan berita itu dan banyak juga yang berusaha meningkatkan iman agar selamat dari bencana tersebut.

Siksaan di dunia tidak ada apa apanya jika dibandingkan siksaan di akhirat. Maka dari itu sebagian orang bersyukur karena telah diperingatkan oleh Allah dengan bencana di dunia.

Review buku

Judul: Jatuh dan Cinta
Penulis: Boy Chandra
Penyunting: Dian Nitami
Penyelaras akhir: Fenisa Zahra
Perancang sampul: Katalika Project
Ilustrasi sampul: Bambang Nurdiansyah
Penata letak: Didit Santoso
Cetakan kedua, 2017
Penerbit: mediakita

Ada banyak sekali hal yang tak bisa kuutarakan, maka kutuliskan saja. Semua perasaan yang tak tersampaikan, hal-hal yang mungkin terasa menyakitkan, perihal kamu dan dia yang rumit, atau catatan-catatan yang tak pernah kukirim langsung untukmu, tetapi kutulis dalam sedihku.

Semua perasaan itu akhirnya membuatku mengerti arti jatuh dan cinta. Aku–atau kamu–akan selalu punya alasan untuk kembali bangkit. Meski banyak perjalanan yang pernah terasa begitu sulit.

Maafkan jika beberapa hal dariku terasa menyakitkan. Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa ada bagian yang terlalu sulit dikatakan, tetapi harus tetap kukatakan. Sulit untuk kutolak, tetapi tetap harus kutolak. Sebab, aku harus tega membunuh semua rasa yang hanya akan mempersulit bagian-bagian hidupku. Perasaan yang jika kuturuti tak juga baik untukmu.

Semoga kamu mengerti, bahwa tidak semua hal baik bisa dilalui dengan menyenangkan di dunia ini.


Jatuh dan Cinta, berisi kumpulan prosa yang membahas berbagai aspek dan hal seputar perasaan. Tak hanya mengenai perasaan cinta tapi juga berbagai nasihat dan kata-kata indah yang bisa menghadirkan semangat baru menjalani kehidupan. Bisa dibilang, buku ini bisa jadi suplemen atau penguat untuk bisa kembali menyembuhkan hati yang luka dan mengatasi bad mood yang mungkin sedang melanda.

Buat kamu yang lagi baper atau butuh suntikan energi dan semangat, membaca prosa-prosa Boy Chandra ini bisa cukup menghibur. Terdiri dari lima bagian, kita akan dibawa hanyut oleh tulisan-tulisan yang sangat mengena di hati. Mulai dari soal memaknai arti kenangan, belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi, mengatasi kesedihan akan luka atau kepahitan yang baru saja dialami, belajar untuk merelakan dan mengikhlaskan, hingga memaknai arti cinta dengan perspektif yang lebih luas lagi.

Buku ini bisa dibaca runtut dari depan ke belakang, bisa juga dibaca acak. Sebenarnya akan lebih memudahkan bila disertai daftar isi mengingat banyaknya prosa menarik di dalamnya yang pastinya akan lebih cocok dibaca bila disesuaikan dengan mood. Setiap judul prosa pun sangat quotable. Cocok dijadikan kutipan bahkan penyemangat untuk mengatasi hari-hari yang kelabu.

Perasaan kadang aneh sekali. Awalnya sayang jadi benci. Awalnya mendewakan seseorang akhirnya bisa berniat membinasakannya.

Siapa saja yang cocok membaca Jatuh dan Cinta? Wah, rasanya siapa saja yang sedang galau, baper, butuh penyemangat, bahkan yang sedang ingin belajar memahami perasaannya sendiri sangat pas membaca buku ini. Yang pernah jatuh cinta, yang pernah merasakan kehilangan, hingga yang ingin berusaha membuka lembaran hidup yang baru sangat pas membaca buku ini. Banyak kata-kata motivasi dan positif di dalam buku ini yang bisa dijadikan moodbooster.

Berbagai emosi dan perasaan juga dibahas di prosa-prosa Boy Chandra ini. Soal jatuh cinta (pastinya), memaknai perasaan mencintai dan dicintai, mengatasi kesedihan dan kegalauan karena perpisahan atau kehilangan, juga soal pencarian makna hidup untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dengan sudut pandang yang lebih positif.

Hal terjahat dari seseorang yang pernah mencintai, selain mematahkan harapan orang itu adalah saat kamu bahagia memperlihatkan kebahagiaanmu pada seseorang yang kamu tahu masih berharap padamu.

Diksi kumpulan prosa Jatuh dan Cinta ini juga indah dan sangat mudah diikuti. Kita bisa langsung memahami pesan yang disampaikan. Meski beberapa judul mungkin membahas hal yang hampir mirip tapi pemilihan kata yang baik membuat setiap judulnya jadi meninggalkan pengalaman membaca yang berbeda.

Sulit untuk menentukan prosa mana yang paling disuka dari buku Jatuh dan Cinta ini. Banyak sekali judul yang menarik dengan kata-kata yang begitu indah dan berkesan. Hati dan perasaanmu pun akan terasa lebih hangat ketika membacanya. Biar nggak makin penasaran, segera miliki Jatuh dan Cinta-mu sendiri ya ladies.

Review film perempuan berkalung sorban

Memperjuangkan Hak PerempuanOleh : IskiatinJudul Film       : Perempuan Berkalung Sorban        Produser          : Chand Parwez ServiaSutradara        : Hanung BramantyoPemeran         : Revalina S. TematWidyawatiOka AntaraReza RahardianIda LemanJoshua PandelakiPongky SuwitoFrans Nicolas, Francine Roosenda, Tika Putri, Risty Tagor, Hanung Bramantyo, Haykal Kamil.              Film Perempuan Berkalung Sorban ini di sutradarai oleh sutradara terkenal yaitu Hanung Bramantyo. Film ini berkisah mengenai perjalanan hidup seorang wanita yang memperjuangkan hak-haknya sebagai perempuan, dimana di dalam film ini tokoh utamanya adalah Revalina S. Temat yang berperan sebagai Annisa. Film ini menceritakan tentang seorang wanita, anak dari seorang Kyai di pesantren yang ingin merubah pandangan sang ayah mengenai perbedaan derajat seorang wanita dengan laki-laki. Annisa merupakan seorang perempuan yang cerdas, berani dan berpendirian kuat. Ia hidup dan dibesarkan dalam lingkungan dan tradisi islam konservatif di keluarga Kyai yang mengelola sebuah pesantren kecil Salafiah Putri Al-Huda di Jawa Timur, Indonesia. Dalam lingkungan dan tradisi konservatif tersebut ilmu sejati dan benar hanyalah Al-Qur’an, Hadits dan Sunnah sedangkan buku-buku modern dianggap sebagai ajaran yang menyimpang.           Dalam Pesantren tersebut diajarkan tentang bagaimana menjadi seorang perempuan yang baik dan patuh pada suami, sehingga Annisa beranggapan bahwa ajaran islam hanya membela laki-laki dan menempatkan perempuan dalam posisi sangat lemah dan tak seimbang. Dalam penuturannya Annisa selalu menentang semua anggapan yang datang dari sang Kyai yang mengajar di Pesantren termasuk sang ayah. Namun, seiring perkembangannya, Annisa mulai merasa haknya dikecilkan sebagai wanita dibanding saudara laki-lakinya, ia tidak diizinkan berkuda, ia tidak diizinkan berbicara dan mengemukakan pendapatnya, ia harus diam saat di meja makan dan masih banyak lagi perlakuan berbeda yang diterima oleh Annisa dari orang tuanya sendiri. Dalam film ini menggambarkan bahwa Annisa tidak dapat mengaktualisasikan dirinya. Ia sudah lama menyampaikan protesnya tetapi tidak ada yang mau mendengarkannya, hanya ada satu orang yang dapat mengerti Annisa yaitu Khudori yang merupakan paman Annisa dari pihak ibunya. Diam-diam Annisa menaruh hati padanya, tetapi cinta itu tak terbalas karena Khudori menyadari dirinya masih mempunyai hubungan dengan keluarga Kyai Hanan. Akhirnya Khudori melanjutkan sekolahnya ke Kairo untuk menghindari perasaannya pada Annisa.            Annisa secara diam-diam mendaftar kuliah ke Yogyakarta dan diterima. Namun, ayahnya tidak menyetujuinya dengan alasan bisa menimbulkan fitnah jika seorang perempuan belum menikah tinggal jauh dari orang tua. Akhirnya Annisa dinikahkan dengan Syamsudin, anak dari seorang Kyai dari Pesantren Sulaf Besar di Jawa Timur. Meskipun hati Annisa memberontak, tetapi pernikahan itu tetap dilaksanakan, namun kenyataannya Syamsudin yang berperangai kasar dan ringan tangan itu menikah lagi dengan Kalsum. Harapan untuk menjadi perempuan muslimah yang mandiri bagi Annisa pun seketika runtuh. Namun akhirnya Annisa dipertemukan lagi dengan Khudori karena keduanya sama-sama saling mencintai dan akhirnya keduanya pun menikah.            Dalam film tersebut konsep yang di gunakan cukup apik, tempat yang dipilih untuk melakukan adegan pun sangat mendukung. Dimana menceritakan tentang perjuangan memperthankan hak-hak seorang wanita yang hidup dalam lingkungan pesantren. Namun, dalam film tersebut banyak adegan yang tidak patut untuk di tampilkan dalam film tersebut.            Film Perempuan Berkalung Sorban ini mengajak kita untuk memperjuangkan hak-hak para kaum hawa yang sejatinya dianggap sebagai kaum yang lemah, dalam film ini kita diajak untuk menegakkan emansipasi wanita agar harga diri seorang wanita tidak di abaikan.

#tugaske4 #SacandraAji

Perzinahan

Perzinahan adalah salah satu perbuatan yang dilarang oleh agama. Perzinahan banyak terjadi di dunia, dari zaman dahulu hingga sekarang. Perzinahan bukan saja dilakukan oleh orang dewasa, namun anak kecil pun banyak yang sudah melakukannya. Melihat hal tersebut, pastinya merasa iba, karena takut jika orang yang melakukan hal tersebut meninggal tanpa sempat bertaubat. Solusinya yaitu memberi contoh kebaikan kepada seluruh kalangan masyarakat agar tidak terjadi lagi perzinahan. Jika hal itu belum berhasil maka berilah nasihat kepada semua masyarakat bahwa siksaan Allah itu sangat menyakitkan. Jika itu juga belum berhasil maka langkah terakhir adalah meminta kepada Allah agar tidak ada lagi perzinahan.

Review Buku Tahap 3

Perpustakaan Nasional Rl: Katalog Dalam Terbitan
(KDT)
Al-Qarni, Aidh
La Tahzan, jangan bersedih / ‘Aidh al-Qarni;
penerjemah, Samson Rahman; penyunting,
Syamsuddin TU dan Anis Maftukhin. -Jakarta: Qisthi
Press, 2004. xxviii + 572 hal.; 15 x 24 cm.
Judul Asli: La Tahzan ISBN 979-3715-05-7
I. Hidup keagamaan (Islam). II. Rahman, Samson. IV.
Maftukhin, Anis I. Judul.
III. Syamsuddin TU.
297.63
Judul Asli: La Tahzan
Penulis: DR. ‘Aidh al-Qarni
Edisi Indonesia: La Tahzan
Jangan bersedih!
Penerjemah: Samson Rahman

*Yang Lalu Biar Berlalu*
Mengingat dan mengenang masa lalu,
kemudian bersedih atas nestapa dan
kegagalan didalamnya merupakan
tindakan bodoh dan gila.Itu, sama
artinya dengan membunuh semangat,
memupuskan tekad dan mengubur
masa depan yang belum terjadi.

Mengingat masa lalu bukanlah hal yang salah, namun seharusnya kita menatap masa depan.Ibadah harus jadi yang utama, karena itu kewajiban,dan itu bisa menghindari kita dari hal hal yang buruk.

Kaca depan mobil dibuat lebih besar dari kaca spion, itu menandakan bahwa kita harus lebih memikirkan masa depan dan sesekali kita harus melihat masa lalu.